UTS Padmanaba

Selama sepekan ini, mulai Senin (26/9) yang lalu hingga Senin (3/10) depan, SMA Negeri 3 Yogyakarta tengah menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS). Ujian Tengah Semester ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam mulai dari pukul 07.30 hingga paling lama pukul 13.00. Ruangan ujian antara kelas X, XI, XII pun dicampur, sesuai dengan kelasnya masing – masing.

Para siswa kelas X, XI, maupun XII terlihat cukup bersemangat dalam menghadapi ujian. Walau terkadang saat keluar dari kelas terlihat lesu, namun semangat belajar dan mengerjakan tetap membara. Sistem UTS kali ini menggunakan Lembar Jawab Komputer (LJK) dengan jumlah soal yang bervariasi, tergantung dengan mata pelajaran dan guru yang mengampu. Sama seperti tahun sebelumnya, UTS kali ini juga mengedepankan kejujuran. Pita biru karya SKI Al – Khawarizmi pun masih menghiasi seragam siswa – siswi ini. Namun sepertinya, antusiasme para siswa sedikit menurun dikarenakan kurang tahunya setiap siswa, terutama kelas X, terhadap pita biru tersebut. Namun kejujuran tetaplah harus ditegakkan dengan atau tidaknya menggunakan pita biru.

Bagi kelas X, ini merupakan kesempatan pertama kali mereka untuk mengikuti ujian di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Cerita Feby, salah satu siswa kelas X, UTS ini cukup membuat deg – degan. Dikarenakan tentu saja berbeda dari masa smp yang lalu. Soalnya pun dirasa Feby cukup ‘menantang’ sehingga atmosfer UTS juga terbangun menjadi semangat. Walau sedikit takut, Feby juga meyakinkan diri sendiri agar tidak terbawa rasa takutnya.

Selama 4 hari UTS telah berlangsung, ada kendala yang harus dihadapi dari pihak sekolah. Cukup banyaknya siswa – siswi yang tidak teliti dalam hal pengisian LJK, terutama di kolom data diri,  membuat tim pengoreksi sedikit kewalahan. Hingga tadi ini, masih ditemukan beberapa kekosongan data diri, hingga setiap sebelum UTS dimulai pihak sekolah selalu mengingatkan melalui speaker untuk selalu mengisi data diri terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal dan menjawab di LJK. Diharapkan kedepannya untuk tidak ada lagi keteledoran siswa – siswi dalam pengisian LJK.

 

 

Penulis: Amalia Permata Insani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *