SMA Negeri 3 Yogyakarta Borong Prestasi di Lomba MTQ

Tak henti-hentinya siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta meraih prestasi. Kali ini ada kabar menggembirakan sekaligus membanggakan dari bidang agama.

Pada hari Rabu yang lalu, tepat tanggal 5 Oktober 2016 beberapa siswa dan siswi SMA Negeri 3 Yogyakarta mengikuti ajang kompetisi MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an). Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, dengan pelaksana Kementrian Agama Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Tak hanya kategori MTQ, kompetisi ini melombakan sepuluh bidang yang dapat diikuti, yaitu MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), MTTQ, Adzan, Khutbah, MKJ (Musabaqah Khutbah Jumat), Ceramah Agama, CCA (Cerdas Cermat Agama), Kaligrafi, MSQ (Musabsqah Syahril Qur’an), dan MHQ (Musabaqah Hifzhil Qur’an).

Sebanyak 22 siswa dan siswi SMA Negeri 3 Yogyakarta mengikuti kompetisi tersebut. Dalam kompetisi tersebut Bapak Khotim Hanifudin Najib, SPd.I dan Ibu Tri Khotimah Sholikhah, S.Ag turut serta untuk mendampingi para siswa dan siswi perwakilan SMA Negeri 3 Yogyakarta. Setelah mengikuti babak penyisihan, para peserta masuk ke babak selanjutnya termasuk beberapa siswa dan siswi perwakilan SMA Negeri 3 Yogyakarta.SMA Negeri 3 Yogyakarta berhasil meraih juara pertama pada kompetisi bidang MSQ (Musabaqah Syahril Qur’an) atas nama Rafif Faza P, Ariva Syiva’a, Rahma Anisa yaitu mengungkapkan isi kandungan Al – Qur’an dengan cara menampilkan bacaan, puitisasi, dan uraian yang menunjukkan kesatuan yang serasi dan kompetisi bidang Ceramah Agama Putra atas nama Arkan Abi M. SMA Negeri 3 Yogyakarta juga berhasil keluar sebagai juara kedua pada kompetisi bidang MTTQ Putra atas nama Zada Ni’am M, bidang MKJ (Musabaqah Khutbah Jumat) Putra atas nama Damar Abhinawa, dan Ceramah Agama Putri atas nama Dina Arifka. Dan SMA Negeri 3 Yogyakarta berhasil meraih posisi juara umum peringkat kedua. Tampak pada foto, siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta dengan bangga membawa piala dengan mengenakan jas almamater dan didampingi dengan Bu Imah serta Pak Khotim.

 

 

Penulis: Amalia Ramadhani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *