Mengahadapi Peralihan Masa Remaja Pada Anak

Masa remaja pada anak merupakan tantangan tersendiri bagi orang tua. Selain masa peralihan anak – anak menuju dewasa, masa remaja juga merupakan masa dimana anak mengalami berbagai hal yang belum pernah dialami sebelumnya. Tentunya peran orang tua sebagai pendidik dalam keluarga untuk mengenali perubahan fisik maupun psikis dari anak remaja adalah hal yang sangat penting.
Masa remaja sendiri dimulai sejak usia 11 tahun hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun. Remaja sendiri sudah tidak berada di golongan anak – anak tetapi belum memasuki golongan dewasa atau tua. Sehingga dengan ini cukup menjelaskan kata – kata remaja yang masih labil.
Fisik
Perubahan fisik biasanya dapat dengan mudah dikenali. Diantaranya tumbuh bulu – bulu halus, dada membesar, suara semakin besar dan dalam, tumbuh jakun pada pria, mulai berjerawat dikarenakan hormonal, dan lain sebagainya.
Psikis
Perubahan psikis merupakan tanda – tanda yang cukup sulit dikenali jika orang tua kurang peka terhadap perubahan perilaku anak. Emosi yang masih labil dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu hormon, pola asuh, dan lingkungan sekitar. Sehingga untuk mencegah terjadinya perubahan emosional yang mengarah ke hal yang tidak baik tentunya orang tua harus selalu was – was.
Sebagai orang tua, yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi masa remaja pada anak adalah selalu mengawasi dan memperhatikan. Orang tua tidak seharusnya mengekang dan membebaskan anak tanpa diberi rasa bertanggung jawab. Sehingga anak dapat belajar memutuskan dan dapat mengeksplorasi masa remajanya.
Selain itu, pemberian gii yang seimbang juga sangat penting bagi pertumbuhkembangan masa remaja pada anak. Pemberian 4 sehat 5 sempurna juga sebaiknya tetap diberlakukan agar perkembangan fisik dan psikis anak dapat berjalan dengan maksimal. Jika dirasa kurang pemberian suplemen makanan seperti vitamin, tambah darah, dan suplemen lainnya juga dapat membantu melengkapi gizi pada remaja.
Dan yang terakhir adalah ajarkan anak untuk merawat tubuhnya sendiri. Biasakan anak untuk dapat merawat tubuhnya dikarenakan perkembangan keringat pada remaja semakin banyak. Kuman dan bakteri yang bersarang pun dapat menyebabkan ruam dan gatal, parahnya lagi bau badan dan masalah utama pada remaja yaitu jerawat.
Penulis: Amalia Permata Insani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *