Film Pendek Museum Jadi Juara Pertama

Siswa – siswi SMA Negeri 3 Padmanaba Yogyakarta kembali meraih prestasi yang membanggakan. Pada Sabtu (8/10) yang lalu, tiga siswa – siswi SMA Negeri 3 Padmanaba berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Film Pendek Dokumenter untuk pemula menggunakan smartphone dalam rangka acara “Ayo ke Museum” oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Tiga siswa – siswi ini adalah Almas Azzahra dari kelas XI IPA 3 sebagai sutradara, Azka Hikam Zulkarnain dari kelas XI IPA 4 sebagai penata gambar, dan Sandika Sasmito dari kelas XI IPA 6 sebagai editor.

Film pendek dokumenter ini tentang permuseuman ini mengambil tempat di Museum TNI AU Dirgantara Mandala di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Film ini bercerita sekilas tentang sejarah, isi dan koleksi, diorama peristiwa penting, juga wahana seperti tempat berfoto. Mereka mengaku, bahwa pembuatan film pendek dokumenter ini hanya memakan waktu satu hari, pada tanggal 8 Oktober 2016 pada pukul 08.00 – 17.00, mulai dari pengambilan footage, retake, record suara, hingga pengeditan. Kendala pembuatannya pun cukup banyak, mulai dari pemberitahuan tempat yang medadak, kurangnya kepahaman tentang pengoptimalan kamera smartphone, dan terkendala hujan yang cukup deras sehingga pengambilan footage yang terganggu. Pengambilan nama judul pun cukup unik, mereka mengambil semboyan TNI AU yaitu Swa Bhuwana Paksa, mendadak, sebagai judul film pendek ini. Perjuangan ini pun terbayar dengan lunas, dengan diraihnya juara pertama dalam Lomba Film Pendek Dokumenter “Ayo ke Museum”. Bagi anda yang ingin menonton film pendek dokumenter tersebut, bisa dilihat di youtube dengan judul #LFPD16ayokemuseum Riwayat Swa Bhuwana Paksa.

Dalam film pendek ini, juga terdapat pesan kepada para pemuda – pemudi saat ini untuk wajib mengunjungi museum dalam rangka mempertebal rasa nasionalisme dan menghargai jasa – jasa para pahlawan terdahulu. Jika tidak diwajibkan, terkadang kita lupa jasa museum dalam mengenang para pahlawan. Mari lestarikan museum kita, jangan malas ke museum, Ayo ke Museum!

 

 

Penulis: Amalia Permata Insani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *