Angkatan 2003(58)

Arief Setiawan “Kiming”

ALAMAT
DOMISILI
TELEPHONE
WEBSITE
INSTAGRAM
HOBY
JENIS PEKERJAAN
GAMBARAN SINGKAT PEKERJAAN
KARIR
BIOGRAFI

Doktor teknik termuda di Indonesia, Arief Setiawan kini tinggal menuai buah yang dia tanam. Arief lulus sarjana di Jurusan Teknik Mesin FT UGM dengan IPK 3,93 di tahun 2008 dan sempat berjualan pisang goreng. Kini Arief mulai menggapai mimpinya menjadi miliarder. "Banyak orang, termasuk saya saat itu, yang berpikir untuk mulai bisnis harus siapkan banyak modal, harus bisnis yang bonafide, harus bisnis yang pasti untung, harus bisnis yang tidak capai, dan lain-lain. Itu juga sempat membayangi saya di masa-masa awal memulai bisnis. Ada beberapa kawan saya yang bahkan bilang, 'masa mahasiswa IPK 3,93 dari UGM jualan pisang penyet gerobakan!'," kenang Arief mengawali kisah inspiratifnya dengan detikcom, Senin (6/7/2015). Ketika itu modal yang dia miliki hanyalah Rp 700.000 dan dipergunakan untuk membeli gerobak dengan mengusung nama 'Pisang Penyet Bang Kiming'. Hal yang terpikir saat itu tak lain dan tak bukan adalah untuk biaya melanjutkan studi ke jenjang magister. Dia sangat ingin berkuliah teknik di negara yang amat maju di bidang teknologi. Jepang adalah tujuannya saat itu, saat usianya masih 18 tahun. Arief telah menyelesaikan jenjang sekolah menengah pada usia 15 dan langsung menuju bangku sarjana. Dia kemudian lulus sarjana dalam waktu 3 tahun 9 bulan dengan menyabet predikat wisudawan terbaik di kampusnya. Tetapi setelah lulus itu dia tak lantas menjadi pengangguran. Rupanya prestasi semasa kuliah turut menunjang nasibnya setelah lulus. Dia kemudian menerima beasiswa dari pemerintah Jepang dan sebulan setelah lulus langsung terbang ke negeri sakura itu. Tetapi dia tak lantas langsung berkuliah, selama 1 semester dia harus menjadi asisten peneliti terlebih dahulu. Sumber: news.detik.com